Sempena peringatan Hari Marwah Provinsi Kepulauan Riau ke 21, banyak kegiatan digelar. Yayasan Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepri (BP3KR) mengundang Sejarawan dan budayawan dari Malaysia. Rombongan dari Malaysia datang di Tanjungpinang, Ahad (14/5) kemarin.

Hal menarik rombongan dari Malaysia itu dari Pelabuhan Telaga Punggur (Batam) langsung naik speedboat ke Pulau Penyengat. Rombongan dijamu makan siang dan melakukan ziarah ke Makam Engku Putri usai Salat Zuhur.
“Kita undang saudara-saudara kita dari Malaysia. Teman-teman sejarawan, budayawan dan juga ada pengusaha dari Malaysia. Kebanyakan mereka tinggal di Johor,”kata Ketua Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) Huzrin Hood yang menerima rombongan.

Setiba di Penyengat, Ahad siang, rombongan dijamu di rumah Raja Malik, budayawan Pulau Penyengat. Mereka disuguhkan air dohot sebelum makan siang. Rombongan kemudian diajak ke Masjid Raya Sultan Riau untuk Salat Zuhur dan juga melihat kondisi masjid. Dengan kondisi cuaca yang gerimis, rombongan berziarah ke Makam Engku Putri Raja Hamidah. “Kita ziarah ke Makam Engku Putri dan Balai Maklumat Penyengat saja. Cuaca hujan,”kata Raja Malik.

Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Kepri, Dr Anastasia Wiwik Swastiwi hadir ke Penyengat untuk menyambut kedatangan tamu dari Malaysia. “Ada undangan dari Datok Huzrin. Teman-teman sejarawan, budayawan dan ada juga pengusaha Malaysia datang. Kita jalin silaturahmi dan koordinasi. Teman-teman ini ada dari kampus ternama di Malaysia,”kata Wiwik.

Rombongan bertolak ke Tanjungpinang menggunakan speedboat khusus dan menginap di salahsatu hotel yang ada di Bintan. Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) akan memperingati Hari Marwah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ke-21, di Gedung LAM Bintan ‘Megat Seri Rama’, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Senin (15/5). Ada kegiatan Seminar Kebudayaan dan Maritim. **

Tinggalkan Balasan