Ketua MSI Kepri, Dr Anastasia Wiwik Swastiwi menyerahkan buku
kepada Kepsek SMA 4 Tanjungpinang, Nursanti.

Program Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Kepulauan Riau goes to school kembali berlanjut. Sekolah yang didatangi, Selasa (9/5) kemarin adalah SMA 4 Tanjungpinang. Menariknya, tidak hanya mengenalkan tentang MSI Kepri dan pengetahuan sejarah lokal, dalam kegiatan ini dibahas dua buku.

Ketua MSI Cabang Kepri, Dr Anastasia Wiwik Swastiwi MA membentangkan buku Sungai Carang dan Jejak Sejarahnya yang diterbitkan Milaz Grafika-Dinas Kebudayaan Kepri tahun 2022. Para siswa dikenalkan kegemilangan Sungai Carang atau Bandar Riau di masa lampau. Sementara, Dr Atmadinata selaku Wakil Ketua MSI Kepri memberikan materi tentang buku Penyengat Indrasakti dan Jejak Sejarahnya. Atmadinata menyebutkan asal usul nama Penyengat, peran Penyengat dan arti Penyengat abad 19.
“Penyengat pusat aktivitas cendekiawan Melayu di abad 19. Lahir tokoh-tokoh berbagai bidang keilmuan. Raja Ali Haji sebagai tokoh paling dikenal publik. Bukti sahihnya gelar pahlawan nasional untuk kiprahnya dibidang kebahasaan,”kata Atmadinata.

Dalam diskusi, pertanyaan yang diajukan guru dan pelajar sungguh menarik. Ada yang bertanya alasan seringnya ibukota kesultanan yang berkuasa di Kepulauan Riau sering berpindah. Ada juga pertanyaan, alasan berkembangnya Penyengat sebagai pusat aktivitas cendekiawan abad 19.

Kepsek SMA 4 Tanjungpinang, Nursanti mengucapkan terimakasih atas kunjungan pengurus MSI Cabang Kepri yang mengenalkan sejarah lokal Kepri kepada para siswa. “Anak-anak kita dengan kurikulum sekarang memang sedikit belajar tentang sejarah. Jadi kedatangan para ahli sejarah sangat berguna untuk memberikan pengetahuan kepada siswa dan guru kami,”kata Nursanti. **

Tinggalkan Balasan