Jihad Pena Melayu: Strategi Intelektual Melawan Penjajahan – Kajian Kes Rusydiah Club Riau-Lingga (1892–1911)

Prof. Dr. Haji R.A. Huzaifah Hashim (Kolej Antarabangsa DMDI University of Geomatika) Pada abad ke-19, Kesultanan Riau-Lingga menghadapi tekanan besar akibat kolonialisme Belanda. Perjanjian Inggris-Belanda tahun 1824 memisahkan Johor dan…

Continue ReadingJihad Pena Melayu: Strategi Intelektual Melawan Penjajahan – Kajian Kes Rusydiah Club Riau-Lingga (1892–1911)

Rushdiah Club: Katalis Reformasi di Riau dan Kepulauan Melayu

Oleh: Wiwin Oktasari, Lc., MHSc Pada akhir abad ke-19, Riau—khususnya Pulau Penyengat—menjadi pusat kebangkitan intelektual Melayu. Di tengah perubahan sosial-politik akibat kolonialisme Belanda, lahir sebuah perkumpulan bernama Rushdiah Club sekitar…

Continue ReadingRushdiah Club: Katalis Reformasi di Riau dan Kepulauan Melayu

Strategi Politik Budaya Rusydiah Klub: Tradisi dan Modernitas di Kesultanan Riau-Lingga

oleh: Dr Mu'jizah (Peneliti Utama BRIN) Pada akhir abad ke-19, Pulau Penyengat di Kepulauan Riau menjadi pusat penting kegiatan intelektual dan kebudayaan Melayu. Di sinilah lahir sebuah organisasi bernama Rusydiah…

Continue ReadingStrategi Politik Budaya Rusydiah Klub: Tradisi dan Modernitas di Kesultanan Riau-Lingga